KUALA KAPUAS - Penyesalan memang datang termabat. Begitu juga yang dirasakan Syahrani (28) yang masih harus menjalani perawatan di RS Kualakapuas, Kabupaten Kapuas, Kalteng karena luka di lengan kirinya. Meski dalam pengawalan polisi, dia mengaku seringkali dibayangi ketakutan dan rasa bersalah.
Ahmad Badrun, korban penggal kepala, kerap 'mendatanginya'. "Beberapa kali saya didatangi lewat mimpi. Leher saya dicekiknya," aku Syahrani.
KUALA KAPUAS - Kontrak boleh diputus, tapi 15 kontraktor pelaksana proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Kapuas masih bisa bernafas lega. Ini karena, tidak ada pemberlakukan blacklist bagi perusahaan yang terlambat menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PU Kapuas Amry Baharuddin, menanggapi sanksi keterlambatan bagi kontraktor yang tidak dapat memenuhi kontrak 2008. "Mereka telah berusaha maskimal, hanya waktunya yang mepet," ujar Amry, Rabu (14/1).
KUALA KAPUAS - Revitalisasi dan rehabilitasi eks Proyek Lahan Gambut (PLG) sejuta hektare, sebagaian besar masih mengandalkan dana daerah. Proyeksi dari pemerintah pusat, jauh panggang dari api.
"Dari Rp 2,6 triliun yang diusulkan, sejauh ini hanya sekitar 4,4 persennya yang dikucurkan. Saya sudah dua kali kirim surat (ke pusat), tapi sampai sekarang belum ada balasan," ucap Gubernur Agustin Teras Narang, Rabu (14/1).
Keluhan ini disampaikan pada saat Teras berbicara dalam Temu Rakyat Pengelola Gambut yang digelar Aliansi Rakyat Pengelola Gambut (ARPAG), bekerja sama dengan Yayasan Petak Danum, dengan Save Our Borneo (SOB), Sawit Watch, dan Kelopok Petani dan Perempuan Pengrajin Rotan di Kualakapuas.
KUALA KAPUAS - Rencana penertiban siswa dan pelajar di Kabupaten Kapuas, Kalteng, kian diintensifkan. Rabu (14/1). Sejumlah sekolah dikunjungi Satpol PP dalam rangka sosialisasi tehadap rencna penertiban.
Untuk hari pertama, sekolah yang dikunjungi adalah SMAN 1 dan SMAN 2 Kualakapuas. "Sosialisasi sampai Sabtu," kata Kabid Penertiban Pangeran Pandiangan.
KUALA KAPUAS - Setidaknya 200 warga dari 40 desa di empat kecamatan di Kabupaten Kapuas, Kalteng, Rabu (14/1), berkumpul di Kota Kualakapuas. Mereka mengadakan temu rakyat pengeola lahan gambut.
Acara ini difasilitasi Aliansi Rakyat Pengelola Gambut (ARPAG), Save Our Borneo, Sawit Watch, dan Kelompok Petani serta Pengrajin Rotan.