Mau nonton TV Kabel??? Klik disini...
 
4:30 am - Thursday February 23, 2012

Agen Jual Mitan Rp7.500 Per Liter

KUALA KAPUAS – Persoalan mahalnya bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah (mitan) di Kelurahan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir nampaknya bukan isapan jempol belaka. Dari penelusuran Kalteng Pos di wilayah tersebut, ‘permainan’ penjualan mitan di wilayah itu nampaknya sudah terjadi secara sistematis dan diduga telah melibatkan sejumlah agen mitan.

Setidaknya ada beberapa pangkalan illegal yang mengaku telah mengambil mitan dari agen dengan harga cukup tinggi di atas harga eceran tertinggi, mencapai Rp7.500 per liter hingga Rp8 ribu per liter. Ironisnya, agen itu mensuplai ke pangkalan yang tidak memiliki izin pangkalan dengan jumlah cukup besar sekitar 5 ribu liter lebih per minggu. Sumber Kalteng Pos dari salah satu pangkalan ilegal, dirinya mendapatkan suplai mitan dari agen H Baihaki dengan harga Rp7.500 per liter. “Kami memang tidak memiliki izin pangkalan, karena saat mengurus izinnya belum pernah keluar. Kami menjual kepada pelangsir atau masyarakat Rp8.500 per liter,” katanya. Bahkan harga mitan di pangkalan terus mengalami peningkatan. Sebelumnya, harga mitan di agen dijual dengan harga Rp1,4 juta, lalu naik menjadi Rp 1,5 juta dan terakhir naik menjadi Rp1,6 juta. “Tadinya kami ngecer dengan harga Rp8 ribu per liter, namun saat harga dari agen naik menjadi Rp1,6 juta per liter saya masih belum berani mengambil lagi,” kata dia.

Sementara itu Agen Baihaki melalui pengelola agen H Bahrul saat dikonfirmasi di kantornya tidak berada di tempat. Pun ponselnya tidak dapat dihubungi. Kondisi ini sangat dikeluhkan warga di Kelurahan Mambulau. Karena warga di wilayah itu justru kesulitan mendapatkan mitan dengan harga normal, kendati berdekatan dengan agen dan pangkalan. Warga pun harus menebus mitan di pangkalan dengan harga Rp5 ribu per liter. Harga ini jauh di atas HET yang ditetapkan, yakni sekitar Rp3.500 per liter. Warga hanya mendapat jatah 5 liter setiap setengah bulan sekali. “Kami sangat kecewa dengan kondisi ini, semestinya warga di sini (Mambulau) bisa tercukupi kebutuhan mitan setiap hari,” kata Mastian. Dia mengaku, aktivitas pelangsir dari berbagai daerah termasuk Banjarmasin setiap hari mengangkut mitan dari penyuplai. “Banyak yang dibawa ke Banjarmasin. Mereka (pelangsir) mengangkut siang dan malam. Dalam satu hari bisa sampai 20 drum,” tandasnya. Arul, salah satu pelangsir mengaku sekali angkut dirinya bisa mengangkut sampai 1 drum. “Harganya Rp8.500 per liter. Saya menjual dengan mengambil untuk Rp500-Rp1.000 per liter,” katanya. Dia mengaku, dirinya biasanya melangsir dua hari sekali. (art)

Sumber: Kaltengpos

Free Automatic Backlink Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Filed in: Kapuas

No comments yet.

Leave a Reply

Stop SOPAThis site is protected by WP-CopyRightPro