KUALAKAPUAS - Ada tiga kecamatan yang dapat dikatakan sebagai desa tertinggal, di Kabupaten Kapuas dan selama ini belum merasakannya pelayanan listrik, baru-baru tadi telah mendapatkan penerangan listrik namun bukan dari jaringan PLN tetapi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Keterangan yang diperoleh, sistem penerangan ini bekerja dengan menggunakan sumber energi berupa energi matahari untuk menghasilkan energi listrik. Selain dapat menggantikan jaringan PLN, sumber energi matahari ini juga memiliki banyak keuntungan karena merupakan energi gratis dan memiliki sumber tenaga yang tak ada habisnya untuk digunakan sebagai pembangkit listrik.
Hal ini diungkapkan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas, Suwarno Muriyat, kemarin.”Tiga kecamatan yang baru-baru ini mendapatkan pelayanan PLTS yaitu Kecamatan Dadahup yang dipusatkan di Desa Tambak Bajai, Kecamatan Pasak Talawang yang dipusatkan di Desa Baronang dan Kecamatan Kapuas Tengah yang dipusatkan di Desa Karukus,”ungkapnya kepada wartawan, Rabu (5/9).
Sementara itu lanjut Suwarno, memang penggunaan PLTS tidak bisa bertahan lama yaitu puluhan tahun. “Namun yang pasti diharapkan PLTS tersebut dapat bertahan paling tidak sampai 5 tahun ke depan dan diharapkan nantinya kala itu jaringan listrik PLN dari Kapuas sudah masuk ke kecamatan-kecamatan tersebut, sehingga dapat menggantikan jaringan PLTS yang kita buat sekarang ini,”terang kabag humas.(Bpost)

