KUALAKAPUAS – Kondisi jembatan gantung Muara Anjir, Kapuas dengan fisik kayu ulin bercampur besi, kini sangat menghawatirkan. Lantai maupun tiang ulin sebagian tampak sudah mulai lapuk.
Beberapa pagar pengaman jembatan hilang. Baut pada lantai jembatan sudah kendur, sehingga setiap kendaraan melintas, selalu terdengar suara berisik dan bergoyang.
Jembatan yang dibangun sekitar 1978 itu, merupakan satu-satunya akses jembatan yang menghubungkan antara Kapuas Hilir Muara Anjir, dengan Desa Mambulau Kecamatan Bataguh. Sejak jembatan berdiri sampai sekarang, jembatan dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar sekitar 2 meter itu, masih digunakan warga sebagai akses jalan, kecuali truk.
Berjarak ratusan meter memang ada jembatan yang sama, namun sangat jauh dan jembatannya kecil. Masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai akses yang menuju ke perkampungan penduduk.
Abdul Majid, salah satu warga setempat Rabu (25/1/2011) mengatakan, dengan kondisi jembatan saat ini, tak mungkin dilewati roda empat.
Apalagi kendaraan roda empat tersebut sering bermuatan pasir, batako maupun sembako.
Menurut Abdul Majid, pihaknya sudah menyampaikan masalah ini, ke instansi terkait. Namun disarankan melapor lewat unit perawatan jalan dan jembatan, Dinas PU Kabupaten Kapuas.
Mewakili masyarakat sekitar, pihaknya sangat berharap adanya perbaikan atau rehap jembatan yg ada, dengan tak merubah struktur. Hanya memperbaiki fisik jembatan yang ada, seperti penganti lantai jembatan yang lapuk, mur dan baut-baut serta menganti besi sebagai tali pengantung yang sudah berkarat.
Kadis PU Kabupaten Kapuas, Amri Baharudin, ketika dikonfirmasi, mengatakan sejak beberapa hari yang lalu sudah ada tim yang turun melakukan pengecekan. Tim ahli tersebut antara lain dari STM Mandumai.
Pihaknya sudah melakukan koordinasi untuk merubah atau menganti jembatan itu.”Dari pengecekan di lapangan, ada dua alternatif, pertama dengan memasang tiang di tengah jembatan, dengan cara merehap. Kedua akan menganti fisik jembatan dengan rangka baja,”ucapnya.
Selama perbaikan nanti, jelasnya, pihak PU akan mengirim surat ke camat dan dishub. Tujuannya selama jembatan dalam perbaikan, hanya kendaraan roda dua yang boleh melintas.”Perbaikan akan dilakukan secepatnya,”ungkap Amri Baharudin.
Sumber: BPost




